Kamis, 22 September 2016

TUTORIAL MEMBUAT HTML


     1.       Pengertian HTML
HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. Disebut hypertext karena di dalam HTML sebuah text biasa dapat berfungsi lain, kita dapat membuatnya menjadi link yang dapat berpindah dari satu halaman ke halaman lainnya hanya dengan meng-klik text tersebut. Kemampuan text inilah yang dinamakan hypertext, walaupun pada implementasinya nanti tidak hanya text yang dapat dijadikan link.
Disebut Markup Language karena bahasa HTML menggunakan tanda (mark), untuk menandai bagian-bagian dari text. Misalnya, text yang berada di antara tanda tertentu akan menjadi tebal, dan jika berada di antara tanda lainnya akan tampak besar. Tanda ini di kenal sebagai HTML tag.
HTML merupakan bahasa dasar pembuatan web. Disebut dasar karena dalam membuat web, jika hanya menggunakan HTML tampilan web terasa hambar. Terdapat banyak bahasa pemograman web yang ditujukan untuk memanipulasi kode HTML, seperti JavaScript dan PHP. Akan tetapi sebelum anda belajar JavaScript maupun PHP, memahami HTML merupakan hal yang paling awal.

2.       Struktur HTML
Ok, lanjut lagi. Struktur HTML terdiri dari <html> (tag html), <head> (tag head), dan <body> (tag body). Perhatikan bagan berikut:


Suatu dokumen html harus memuat struktur tersebut (lihat bagan di atas). Bagian-bagian struktur tersebut memiliki fungsi masing-masing:
a.         html
<html> (tag html) merupakan tag pembuka html yaitu awal dari dokumen html. html selalu memiliki tag pembuka dan tag penutup. Tag penutup html yaitu </html> yang merupakan akhir dari dokumen html.
b.        head
<head> merupakan tag tempat meletakkan informasi header. Pada tag ini terletak tag title, tag informasi web: meta, tag link dengan dokumen bahasa pemrograman lain seperti css, javascript, php, dll. Tag head ini juga memiliki tag penutup, yaitu </head>.
c.         title
<title> merupakan tag untuk mendefinisikan judul web. Tag ini juga memiliki tag penutup, yaitu </title>.
d.        body
<body> merupakan tag sebagai tempat untuk meletakkan seluruh isi web. Tag penutup dari tag ini adalah </body>. Seluruh isi web yang akan dibuat dikerjakan di dalam tag body, yaitu antara tag pembuka dan tag penutupnya.
Setelah mencakup seluruh bagian struktur tersebut, langkah selanjutnya yaitu menyimpan file tersebut dengan type .html, misalnya: pertama.html. Setelah disimpan jalankan file di web browser. Judul web tampak pada bagian tab, sedangkan seluruh isi body ditunjukkan pada bagian isi web. Inilah hasilnya :

  
3.       Cara Membuat Daftar/ List di HTML
Dalam HTML, tag list terdiri dari 2 jenis, ordered list (berurutan) dan unordered list (tidak berurutan). Ordered list akan ditampilkan dengan angka atau huruf, sedangkan unordered list dengan bulatan atau kotak.
Ordered list menggunakan tag <ol>, dan unordered list menggunakan tag <ul>, sedangkan untuk list sendiri menggunakan tag <li>. Penjelasan ini akan lebih mudah jika menggunakan contoh.
Berikut adalah contoh kode HTML untuk membuat ordered list menggunakan tag<ol>:


Berikut adalah hasilnya :


4.       Cara Membuat Link di HTML 
Tujuan kata Hypertext dari HTML adalah membuat sebuah text yang ketika di-klik akan pindah ke halaman lainnya. HTML menggunakan tag <a>untuk keperluan ini.
Link ditulis dengan <a> yang merupakan singkatan cari anchor (jangkar). Setiap tag <a> setidaknya memiliki sebuah atribut href. Dimana href berisi alamat yang dituju (href adalah singkatan dari hypertext reference).
Agar lebih jelas, kita akan lihat menggunakan contoh. Silahkan buka text editor dan buat kode seperti dibawah ini.

Berikut adalah hasilnya :




5.       Cara Menambahkan Gambar di HTML
Sulit membayangkan sebuah halaman HTML tanpa gambar untuk standard web saat ini. Pada tutorial belajar HTML cara menambahkan gambar di HTML ini kita akan mempelajari cara penggunaan tag image. Tag Image digunakan untuk menampilkan gambar kedalam halaman web, menggunakan <img>.
Atribut src adalah singkatan dari source, merupakan atribut yang berisi alamat dari gambar yang akan ditampilkan. Alamat ini bisa relatif atau absolute. (perbedaan tentang alamat relatif dan alamat absolute telah kita bahas pada Belajar HTML: Cara Membuat link di HTML).
Untuk contoh kode HTML tentang image ini, sediakan sebuah gambar yang akan digunakan sebagai tampilan, dan tempatkan gambar tersebut ke dalam satu folder dengan halaman contoh. Gambar dapat berupa JPEG, PNG, maupun GIF.
Pada contoh dibawah ini saya menggunakan sebuah gambar DSC_0368.jpg yang berada dalam satu folder dengan halaman HTML saat ini. Savelah sebagai img.html
Atribut lainnya membolehkan kita untuk menentukan besar dari gambar yang ditampilkan, yaitu width dan height. Dibawah ini adalah screenshoot hasilnya :



Berikut Adalah Source Code nya :



6.       Cara Membuat Table di HTML
Untuk membuat tabel di HTML, kita membutuhkan setidaknya 3 tag, yaitu tag <tabel>, tag <tr>, dan tag <td>:
    Tag <tabel> digunakan untuk memulai tabel
    Tag <tr> adalah singkatan dari table row, digunakan untuk membuat baris dari tabel.
    Tag <td> adalah singkatan dari table data, digunakan untuk menginput data ke tabel.
Agar lebih jelas, kita akan langsung menggunakan contoh kode HTML:
Dan berikut ini adalah  source code dan hasilnya :



7.       Cara Membuat Form di HTML
Pengertian tag <form>
Sebuah form dalam HTML harus berada di dalam tag form, yang diawali dengan <form> dan diakhiri dengan </form>. Tag form akan membutuhkan beberapa atribut untuk dapat berfungsi dengan seharusnya.
Struktur dasar form akan terlihat sebagai berikut:
<form action="prosesdata.php" method="post">
   ...isi form...
</form>
Mengenal tag <input>

Tag input merupakan tag paling banyak digunakan di dalam form dan memiliki banyak bentuk, mulai dari isian text biasa, text password, checkbox, radio, sampai dengan tombol submit, semuanya dalam bentuk tag <input>.

Bentuk-bentuk dari keluarga tag input ini dibedakan berdasarkan atribut type:

    <input type=”text” /> atau bisa juga <input /> adalah textbox inputan biasa yang menerima input berupa text, contohnya digunakan untuk inputan nama, username, dan inputan yang berupa text pendek. Input type text ini juga bisa memiliki atribut value yang bisa diisi nilai tampilan awal dari text

    <input type=”password” /> dalam tampilannya sama dengan type text, namun teks yang diinput tidak akan terlihat, akan berupa bintang atau bulatan. Biasanya hanya digunakan untuk inputan yang sensitif seperti password.

    <input type=”checkbox” /> adalah inputan berupa checkbox yang dapat diceklist atau di centang oleh user. User dapat memilih atau tidak memilih checkbox ini. Type checkbox memiliki atribut checked yang jika ditulis atau diisi dengan nilai checked, akan membuat chexkbox langsung terpilih pada saat pertama kali halaman ditampilkan. Contoh inputan checkbox berupa hobi, yang oleh user dapat dipilih beberapa hobi.

    <input type=”radio” /> mirip dengan checkbox, namun user hanya bisa memilih satu diantara pilihan group radio. Type radio ini berada dalam suatu grup dan user hanya bisa memilih salah satunya. Contoh inputan type radio adalah jenis kelamin.

    <input type=”submit” /> akan menampilkan tombol untuk memproses form. Biasanya diletakkan pada baris terakhir dari form. Atribut value jika diisi akan membuat text tombol submit berubah sesuai inputan nilai value.
Mengenal tag <textarea>

Tag textarea pada dasarnya sama dengan input type text, namun lebih besar dan dapat berisi banyak baris. Panjang dan banyak baris untuk text area di atur melalui atribut rows dan cols, atau melalui CSS.

Contoh penggunaan textarea adalah sebagai berikut:
<textarea rows="5" cols="20">
    Text yang diisi dapat mencapai banyak baris
</textarea>

Elemen yang berada diantara tag textarea akan ditampilkan sebagai text awal dari form.
Mengenal tag <select>

Tag select digunakan untuk inputan yang telah tersedia nilainya, dan user hanya dapat memilih dari nilai yang ada. Tag select digunakan bersama-sama dengan tag option untuk membuat box pilihan.
Contoh penggunaan tag select adalah sebagai berikut:
<select>
    <option>Pilihan 1</option>
    <option>Pilihan 2</option>
    <option value="pilihan ketiga">Pilihan 3</option>
</select>

Ketika form dikirim untuk diproses, nilai dari tag <option> akan dikirimkan. Nilai ini adalah berupa text diantara tag option, kecuali jika kita memberikan atribut value. Jika atribut value berisi nilai, maka nilai value-lah yang akan dikirim. Ada atau tidaknya atribut value ini tidak akan tampak dalam tampilan form.

Tag select memiliki atribut selected yang dapat ditambahkan agar tag select berisi nilai awal. Contoh penggunaanya adalah sebagai berikut:
<select>
    <option>Pilihan 1</option>
    <option>Pilihan 2</option>
    <option value="pilihan ketiga" selected>Pilihan 3</option>
</select>
Mengenal Atribut: Name

Setiap tag inputan di dalam form harus ditambahkan atribut name agar dapat diproses oleh web server nantinya. Di dalam halaman proses (yang biasanya berupa bahasa PHP atau ASP), nilai dari atribut name inilah yang akan menjadi variabel form. Contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut:
<input type="text" name="username">
<input type="text" name="email">

Kedua input diatas akan tampak sama persis, namun pada saat pemrosesan data, masing-masing akan dibedakan menurut atribut name.
Akhirnya, Sebuah Form Utuh

Merangkum seluruh tag form HTML yang telah kita bahas diatas, maka saatnya untuk membuat sebuah form HTML. Silahkan buka text editor, dan tuliskan kode HTML berikut, lalu save sebagai formulir.html





Dan berikut hasilnya :


Oke teman - teman ku semuanya, mungkin cuma itu yang bisa saya share kepada kalian mudah – mudahan artikel ini dapat membantu teman – teman dalam membuat web menggunakan HTML. Semoga bermanfaat :D
Terimakasih dan sampai jumpa lagi.

53 komentar:

  1. sangat membantu mbak artikelnya

    BalasHapus
  2. mantap mbk tutorialnya , sangat membantu

    BalasHapus
  3. Nice mbak.. Tapi Gambar Di HTML.nya Pose Orangnya terlalu alay..

    BalasHapus
  4. Sipp
    Kunjungi blog saya http://isekaiseikatsu.blogspot.co.id/?m=1

    BalasHapus
  5. warbyaaasaaahhh sisstaaaaaa mwaaahh

    BalasHapus